Kotawaringin Timur – Dalam rangka memperkuat sinergi dan menjalin hubungan baik dengan masyarakat, Himpunan Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis (HMJ AB), Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Industri (HMJ MI), dan Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi (HMJ AK) bersama Kepala Program Studi (Kaprodi) melaksanakan kegiatan Survei Potensi Desa dan Silaturahmi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.
Kegiatan ini mengunjungi beberapa desa, di antaranya Desa Eka Bahurui, Desa Tinduk, dan Desa Regei Lestari. Rombongan disambut hangat oleh perangkat desa di setiap lokasi kunjungan. Perwakilan HMJ AB, HMJ MI & HMJ AK menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemetaan potensi yang ada di desa-desa tersebut sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa. “Melalui silaturahmi ini, kami berharap dapat mengidentifikasi potensi-potensi unggulan yang dimiliki desa yang nantinya dapat dikembangkan melalui program-program pengabdian masyarakat,” ujarnya.

Dalam kunjungannya, tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa ini melakukan diskusi intensif dengan perangkat desa mengenai berbagai aspek pembangunan desa, mulai dari pengelolaan keuangan desa, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan UMKM lokal. Kepala Desa Eka Bahurui menyambut baik kunjungan HMJ AB, HMJ MI & HMJ AK Bersama Kaprodi. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan mahasiswa dan dosen di sini. Semoga kolaborasi ini dapat membawa manfaat bagi kemajuan desa kami,” ungkapnya.
Sementara itu, di Desa Tinduk, tim juga berkesempatan melihat langsung fasilitas kantor desa yang telah dilengkapi dengan berbagai informasi transparansi anggaran dan program kerja. Salah satu poin penting yang menjadi perhatian adalah komitmen desa dalam menerapkan prinsip transparansi pengelolaan dana dan kebijakan publik, sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi pembangunan desa.

Di Desa Regei Lestari, tim HMJ AK berdiskusi dengan Kepala Desa dan perangkat desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mengenai upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) dalam rangka pengembangan desa cerdas. Pembahasan difokuskan pada pentingnya literasi digital, peningkatan kapasitas perangkat desa dalam mengelola sistem informasi desa, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan pelayanan publik dan transparansi pemerintahan desa.
Kaprodi yang turut serta dalam kegiatan ini menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan pemerintah desa. “Ini adalah bentuk nyata dari tri dharma perguruan tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap mahasiswa dapat belajar langsung dari kondisi riil di lapangan,” tuturnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama di setiap lokasi kunjungan sebagai dokumentasi dan bukti terjalinnya silaturahmi yang baik antara HMJ AB, HMJ MI & HMJ AK Bersama Kaprodi dengan perangkat desa. Ke depan, HMJ AB, HMJ MI & HMJ AK berencana akan menyusun program kerja berdasarkan hasil survei potensi yang telah dilakukan. Diharapkan program-program tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.
